Apa Itu Autisme?
Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan saraf yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi, berinteraksi sosial, dan berperilaku. Kondisi ini biasanya muncul sejak masa kanak-kanak dan berlangsung seumur hidup. Autisme bukanlah penyakit yang bisa disembuhkan, melainkan kondisi yang membutuhkan dukungan, pemahaman, dan intervensi yang tepat agar individu dapat berkembang sesuai potensinya.
Definisi Autisme Menurut Para Ahli
Para ahli memberikan beragam definisi mengenai autisme, antara lain:
Lihat Juga : Anak Tunarungu: Pengertian, Klasifikasi, Karakteristik, Penyebab, dan Dukungan
- American Psychiatric Association (APA)
Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), autisme adalah gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan kesulitan komunikasi sosial serta pola perilaku terbatas dan berulang. - World Health Organization (WHO)
WHO mendefinisikan autisme sebagai gangguan spektrum perkembangan saraf yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku, dengan gejala yang sangat bervariasi dari ringan hingga berat. - Lorna Wing (Psikiater asal Inggris)
Wing menyatakan bahwa autisme ditandai oleh triad of impairments atau tiga kesulitan utama: (1) interaksi sosial, (2) komunikasi, dan (3) imajinasi atau perilaku yang terbatas dan berulang. - Baron-Cohen (Psikolog Klinis, 2008)
Menurut Baron-Cohen, individu autis cenderung memiliki kelemahan dalam theory of mind (kemampuan memahami pikiran dan perasaan orang lain), sehingga sering mengalami kesulitan dalam menafsirkan interaksi sosial.
Dari definisi para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa autisme adalah gangguan perkembangan dengan ciri utama:
- Kesulitan komunikasi dan interaksi sosial.
- Pola perilaku terbatas dan berulang.
- Perbedaan cara memandang, merasakan, dan memahami dunia sekitar.
Penyebab Autisme
Hingga kini belum ada penyebab tunggal autisme, tetapi para peneliti menemukan beberapa faktor yang berkontribusi, di antaranya:
- Genetik: adanya riwayat autisme dalam keluarga.
- Biologis: perbedaan struktur dan fungsi otak.
- Lingkungan: paparan zat tertentu saat kehamilan atau komplikasi saat persalinan.
Gejala Autisme yang Umum Ditemukan
- Menghindari kontak mata.
- Sulit memahami bahasa verbal maupun nonverbal.
- Melakukan aktivitas berulang (misalnya mengayun tubuh).
- Sangat fokus pada rutinitas tertentu.
- Minat yang terbatas namun intens pada hal tertentu.




