Table of Content
SLB Negeri Tasikmalaya terus mengembangkan berbagai program keterampilan vokasional untuk membekali siswa berkebutuhan khusus agar memiliki kemandirian dan kemampuan yang bermanfaat di masa depan. Salah satu kegiatan unggulan adalah pembelajaran keterampilan kriya kayu. Melalui kegiatan ini, siswa belajar mengolah kayu menjadi karya seni maupun produk fungsional yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Tujuan Pembelajaran Kriya Kayu
Kegiatan kriya kayu di SLB Negeri Tasikmalaya dirancang dengan tujuan:
Jangan Lewatkan : Kegiatan Pembelajaran Keterampilan Desain Grafis di SLB Negeri Tasikmalaya
- Melatih keterampilan motorik melalui aktivitas memotong, mengukur, menghaluskan, dan merakit kayu.
- Mengembangkan kreativitas dalam menciptakan karya seni berbahan dasar kayu.
- Menanamkan sikap teliti, sabar, dan disiplin dalam bekerja.
- Membekali keterampilan vokasional agar siswa dapat mandiri atau bahkan membuka peluang usaha kecil.
Proses Pembelajaran
Dalam pembelajaran kriya kayu, siswa diperkenalkan pada berbagai tahapan, seperti:
- Mengenal jenis-jenis kayu dan peralatan dasar.
- Belajar teknik dasar pemotongan dan penghalusan kayu.
- Merakit potongan kayu menjadi bentuk sederhana seperti gantungan kunci, tempat pensil, atau rak kecil.
- Memberi sentuhan finishing dengan cat atau vernis agar hasil lebih menarik.
Guru mendampingi secara intensif dengan metode praktik langsung, sehingga siswa dapat belajar sesuai kemampuan masing-masing.




