Table of Content
Tasikmalaya – Fashion bukan sekadar gaya berpakaian, tetapi juga bentuk ekspresi diri. Bagi anak berkebutuhan khusus (ABK), fashion dapat menjadi media untuk menumbuhkan rasa percaya diri, menyalurkan kreativitas, sekaligus membangun kemandirian. Hal inilah yang mulai dikembangkan di SLBN Tasikmalaya sebagai bagian dari pendidikan inklusif dan pembinaan keterampilan siswa.
Fashion sebagai Ekspresi Diri ABK
Setiap anak memiliki karakter dan keunikan tersendiri, termasuk dalam hal berpakaian. Melalui fashion, siswa ABK dapat mengekspresikan diri sesuai dengan kepribadian mereka. Memilih warna pakaian, memadukan motif, hingga menampilkan busana hasil karya sendiri menjadi bagian dari pembelajaran yang menyenangkan.
Jangan Lewatkan : Tips Menjaga Pola Makan Sehat Anak Berkebutuhan Khusus
Di SLBN Tasikmalaya, guru memberikan ruang bagi siswa untuk bereksperimen dengan fashion, baik melalui kegiatan menggambar desain pakaian, merangkai aksesoris, maupun mempraktikkan cara berpakaian yang rapi dan sesuai situasi.
Fashion Membangun Percaya Diri
Pakaian yang nyaman dan sesuai dengan kepribadian membuat anak lebih percaya diri saat berinteraksi dengan teman, guru, maupun masyarakat. Bagi siswa ABK, rasa percaya diri ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang sosial dan emosional mereka.





