Bab 6: Cara Input Data Sarpras di Dapodik 2025 | Lengkap dengan Permasalahan & Solusi

Bab 6: Cara Input Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) di Dapodik

Pada Bab 5 kita telah membahas tentang cara input data guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Dapodik beserta solusi dari permasalahan yang sering muncul. Selanjutnya, kita akan masuk ke tahap yang tak kalah penting, yaitu menginput data sarana dan prasarana (Sarpras) sekolah di Dapodik.

Data Sarpras sangat penting karena akan menjadi acuan dalam berbagai kebijakan, mulai dari pemetaan mutu sekolah, BOS, hingga pengajuan rehabilitasi atau pembangunan sekolah baru.

Rekomendasi : Anak Tunarungu: Pengertian, Klasifikasi, Karakteristik, Penyebab, dan Dukungan

Langkah-Langkah Input Data Sarpras di Dapodik

  1. Login ke Aplikasi Dapodik
    • Masukkan username dan password operator sekolah.
    • Pastikan menggunakan akun operator yang terdaftar.
  2. Pilih Menu Sarpras
    • Klik menu Sarana dan Prasarana (Sarpras) di sidebar.
    • Terdapat beberapa sub-menu, seperti Tanah, Bangunan, Ruang, Alat, dan Prasarana Lainnya.
  3. Input Data Tanah
    • Klik Tambah → isi detail tanah:
      • Status kepemilikan (milik pemerintah, yayasan, atau sewa).
      • Luas tanah.
      • Letak tanah (alamat lengkap).
      • Dokumen pendukung (sertifikat, akta hibah, dsb).
  4. Input Data Bangunan
    • Klik menu BangunanTambah.
    • Isi detail:
      • Nama bangunan (misalnya: Gedung A, Gedung B).
      • Tahun pembangunan.
      • Luas bangunan.
      • Sumber dana pembangunan.
      • Kondisi (baik, rusak ringan, rusak berat).
  5. Input Data Ruang
    • Klik menu RuangTambah.
    • Pilih jenis ruang: ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang kepala sekolah, TU, UKS, dsb.
    • Masukkan ukuran ruangan (panjang × lebar).
    • Tentukan kondisi ruang.
  6. Input Data Alat dan Sarana Lain
    • Masukkan data inventaris seperti meja, kursi, komputer, proyektor, buku, hingga alat praktik.
    • Pilih kategori sesuai menu: Alat Pendidikan, Alat Praktik, dan Alat Penunjang.
  7. Simpan dan Validasi
    • Setelah input, klik Simpan.
    • Jalankan fitur Validasi Lokal untuk memastikan tidak ada data yang kosong atau duplikat.

Permasalahan Umum Saat Input Sarpras di Dapodik dan Solusinya

  1. Tidak Bisa Menambah Data Tanah atau Bangunan
    • Penyebab: Format data tidak sesuai atau kolom wajib kosong.
    • Solusi: Pastikan semua kolom terisi, terutama status kepemilikan dan luas tanah/bangunan.
  2. Data Ruang Tidak Terhubung dengan Rombel
    • Penyebab: Belum mengaitkan ruang kelas dengan rombongan belajar.
    • Solusi: Setelah input ruang, buka menu Rombel lalu hubungkan dengan ruang yang tersedia.
  3. Kondisi Bangunan Tidak Tersimpan
    • Penyebab: Salah pilih opsi dropdown.
    • Solusi: Cek ulang opsi kondisi bangunan dan pilih yang sesuai (baik, rusak ringan, rusak berat).
  4. Data Alat Tidak Lengkap
    • Penyebab: Hanya input jumlah tanpa detail kondisi.
    • Solusi: Lengkapi detail seperti jenis alat, jumlah, kondisi, dan sumber dana.
  5. Validasi Error Saat Sinkronisasi
    • Penyebab: Ada data sarpras yang belum diisi wajib.
    • Solusi: Buka menu validasi, perbaiki data yang ditandai merah, lalu ulangi sinkronisasi.
   
   

admin

Admin SLBN Tasikmalaya mengelola konten digital resmi sekolah, menyajikan informasi akurat seputar berita, kegiatan, dan layanan pendidikan inklusif untuk memperkuat komunikasi antara sekolah, siswa, orang tua, dan masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *