Cek Kesehatan Gratis di SLBN Tasikmalaya oleh Puskesmas Jamanis: Wujud Peduli Kesehatan Anak Berkebutuhan Khusus

Table of Content

Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis yang terdiri dari dokter umum, perawat, dan bidan. Setiap siswa mendapat lembar hasil pemeriksaan yang nantinya akan dikomunikasikan kepada orang tua untuk tindak lanjut bila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lanjutan.

Selain pemeriksaan fisik, tim medis juga memberikan penyuluhan tentang pola makan sehat, pentingnya menjaga kebersihan diri, dan cara mencegah penyakit menular.

Dampak Positif Bagi Peserta Didik

Guru pendamping menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Dengan mengetahui kondisi kesehatan anak sejak dini, sekolah dapat menyesuaikan kegiatan pembelajaran agar lebih aman dan nyaman bagi siswa.

Baca Juga : O2SN Diksus 2025: 118 Siswa Berkebutuhan Khusus dari 33 Provinsi Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan Berprestasi

Salah satu orang tua siswa mengaku senang karena anaknya dapat diperiksa langsung oleh tenaga medis tanpa harus pergi ke puskesmas.

Jangan Lewatkan : Dorongan Global untuk Pendidikan Gratis Universal

“Biasanya kami kesulitan membawa anak ke puskesmas karena jarak dan kondisi anak. Kegiatan seperti ini sangat membantu,” tutur salah satu wali siswa.

Penutup

Melalui kegiatan cek kesehatan gratis di SLBN Tasikmalaya oleh Puskesmas Jamanis, diharapkan para siswa dapat tumbuh sehat, bahagia, dan siap belajar dengan optimal. Kerja sama lintas sektor antara sekolah dan puskesmas ini menjadi contoh nyata kolaborasi dalam mendukung kesehatan anak berkebutuhan khusus di Tasikmalaya.

   
   

admin

Admin SLBN Tasikmalaya mengelola konten digital resmi sekolah, menyajikan informasi akurat seputar berita, kegiatan, dan layanan pendidikan inklusif untuk memperkuat komunikasi antara sekolah, siswa, orang tua, dan masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *