Pendidikan adalah hak dasar setiap manusia. Namun, hingga saat ini masih ada jutaan anak di seluruh dunia yang tidak dapat mengakses pendidikan berkualitas karena alasan ekonomi, sosial, maupun geografis. Untuk menjawab tantangan ini, dunia internasional semakin gencar mendorong pendidikan gratis universal sebagai bagian dari komitmen global dalam mewujudkan keadilan sosial dan pembangunan berkelanjutan.
π Momentum Baru di PBB
Baru-baru ini, lebih dari 90 negara berpartisipasi dalam pembahasan protokol baru di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menekankan pentingnya menjamin hak atas pendidikan gratis hingga jenjang menengah. Tidak hanya itu, inisiatif ini juga mencakup akses pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi penting untuk tumbuh kembang anak.
Indonesia menjadi salah satu negara yang turut mendukung langkah ini, mengingat pentingnya pemerataan akses pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.
Lainnya : Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SLBN Tasikmalaya: Meneladani Akhlak Rasulullah
π― Tujuan Pendidikan Gratis Universal
Dorongan global untuk pendidikan gratis universal memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:
- β Menghapus hambatan ekonomi agar semua anak, tanpa terkecuali, dapat bersekolah.
- β Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan inklusif dan berkelanjutan.
- β Mendorong kesetaraan gender dalam dunia pendidikan.
- β Mengurangi angka putus sekolah terutama di negara berkembang.
π Kondisi Pendidikan Dunia Saat Ini
Menurut data UNESCO, jutaan anak dan remaja masih belum mengenyam pendidikan dasar dan menengah. Faktor utama penyebabnya meliputi:





