Table of Content
Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi antara guru, siswa, dan orang tua. Orang tua yang hadir memberikan dukungan moral, sementara guru terus berupaya menciptakan suasana belajar yang inklusif dan menyenangkan. Hal ini sesuai dengan pendapat para ahli pendidikan yang menyatakan bahwa kolaborasi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini.







Harapan untuk Masa Depan
Dengan terselenggaranya peringatan Hari Literasi Sedunia ini, SLBN Tasikmalaya berharap dapat menanamkan semangat literasi pada seluruh peserta didik. Membaca, belajar, dan menulis bukan hanya sekadar aktivitas sekolah, tetapi merupakan langkah awal dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Baca Juga : SLBN Tasikmalaya Gelar Upacara Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025
“Mari kita jadikan literasi sebagai budaya, bukan hanya peringatan tahunan. Dengan semangat membaca, belajar, dan menulis, kita dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Kepala Sekolah.





