Table of Content
Tasikmalaya — Dalam upaya meningkatkan mutu tata kelola sekolah serta efektivitas proses pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus, SLBN Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) terpadu. Kegiatan ini berfokus pada tiga pilar utama: Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Penguatan Lintas Tumbuh (Lintum), dan Penguatan Digitalisasi Pembelajaran.

Bimtek yang diikuti oleh seluruh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman serta meningkatkan kompetensi profesional dalam menghadapi tantangan pendidikan inklusif dan transformatif di era modern.
Lihat Juga : Bangga! Canra, Siswa SLBN Tasikmalaya Raih Juara 1 Pencak Silat Tingkat Nasional
Tiga Pilar Utama Bimtek
- Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Melalui materi ini, para peserta dibekali strategi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga penyusunan rencana pemenuhan mutu secara berkelanjutan. Penguatan SPMI menjadi fondasi utama agar seluruh program kerja sekolah berstandar mutu yang terukur.
- Penguatan Lintas Tumbuh (Lintum) Sebagai sekolah luar biasa, pemahaman mendalam mengenai program Lintas Tumbuh sangat krusial. Sesi ini menekankan pentingnya pemetaan asesmen perkembangan, intervensi dini, serta kolaborasi antar-disiplin untuk mendampingi tumbuh kembang peserta didik sesuai keunikan dan potensi mereka.
- Penguatan Digitalisasi Pembelajaran Menghadapi era digital, guru-guru SLBN Tasikmalaya diajak untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi, media interaktif, dan platform pembelajaran digital yang terakses (accessible) bagi siswa berkebutuhan khusus agar proses belajar mengajar menjadi lebih menarik dan adaptif.





