Table of Content
Pernyataan Resmi Mendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa pembaruan 2025 bukan kurikulum baru, melainkan penyesuaian agar lebih adaptif dengan kebutuhan masa depan.
Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Laksmi Dewi, menambahkan bahwa tidak ada perubahan jumlah jam pelajaran atau nama mata pelajaran, kecuali penambahan coding dan AI.
Mengapa Ini Penting?
- Stabilitas kurikulum: Sekolah tidak perlu adaptasi besar-besaran.
- Fleksibilitas pilihan: Bisa tetap pakai K13 atau Kurikulum Merdeka.
- Kesiapan abad ke-21: Coding dan AI jadi bekal penting bagi siswa.
Kesimpulan
Pembaruan Pembelajaran 2025 menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan tanpa menambah beban sekolah. Dengan pendekatan deep learning serta penambahan mata pelajaran coding dan AI, siswa diharapkan lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
Pilihan : Tiga Tantangan Utama Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Indonesia
#PembaruanPembelajaran2025 #KurikulumMerdeka #TidakAdaKurikulumBaru #CodingAI #DeepLearning




