Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Masih Penuh Tantangan
Pendidikan inklusif menjadi perhatian besar pemerintah dalam mewujudkan akses pendidikan berkualitas untuk semua anak. Namun, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan masih ada beberapa kendala besar yang harus segera diatasi agar anak berkebutuhan khusus (ABK) mendapatkan hak pendidikannya secara adil.
Tiga Tantangan Utama Pendidikan ABK
Dalam paparannya, Mendikdasmen mengungkap tiga tantangan utama dalam penyelenggaraan pendidikan khusus dan inklusif di Indonesia:
Baca Juga : Jadwal & Informasi Terbaru: Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru Triwulan IV 2025
1. Tidak Semua ABK Tertampung di Sekolah Inklusi
Walaupun jumlah sekolah inklusi terus bertambah, faktanya tidak semua anak berkebutuhan khusus dapat diterima. Keterbatasan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia menjadi penyebab utama.
2. Jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) Masih Terbatas
SLB sebagai lembaga pendidikan khusus masih belum tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini menyulitkan banyak anak ABK, terutama di daerah terpencil, untuk mengakses pendidikan yang sesuai kebutuhannya.




