Strategi Guru dalam Memilih Media Pembelajaran di Kurikulum Merdeka

Antara Teori dan Kenyataan

Secara teori, pemilihan media pembelajaran seharusnya berdasarkan analisis mendalam terhadap kebutuhan siswa. Namun kenyataannya, banyak guru yang masih:

  • Memilih media karena faktor praktis (mudah didapat).
  • Menggunakan media seragam untuk semua siswa, tanpa diferensiasi.
  • Terbatas pada akses internet dan perangkat.

Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara teori ideal dengan realita implementasi di sekolah.

Pendapat Para Ahli

  • Munir (2020) menekankan bahwa pemanfaatan media digital harus diimbangi dengan penguasaan pedagogi, agar tidak sekadar memindahkan materi ke layar.
  • Miarso (2016) menyatakan media pembelajaran adalah perantara yang memiliki fungsi strategis dalam menciptakan interaksi belajar bermakna.
  • Sugiyono (2019) menekankan perlunya guru melakukan inovasi sesuai perkembangan teknologi agar pembelajaran tetap relevan.

Kesimpulan

Strategi guru dalam memilih dan mengadaptasi media pembelajaran pada Kurikulum Merdeka sangat krusial. Guru harus mampu:

Jangan Lewatkan : Buku Panduan Guru Pendidikan Khusus bagi Peserta Didik dengan Hambatan Intelektual (Pdf. Gratis)

  • Memahami karakteristik siswa.
  • Menyelaraskan media dengan tujuan pembelajaran.
  • Menyeimbangkan antara teori, kondisi nyata di lapangan, dan ketersediaan sarana.

Dengan strategi yang tepat, media pembelajaran dapat benar-benar menjadi alat transformasi pendidikan, bukan sekadar pelengkap.

Sumber

  • Heinich, R. (2002). Instructional Media and Technologies for Learning.
  • Munir. (2020). Pembelajaran Digital. Bandung: Alfabeta.
  • Miarso, Y. (2016). Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana.
  • Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
  • Artikel dan jurnal pendidikan terkait Kurikulum Merdeka (2022–2024).
   
   

admin

Admin SLBN Tasikmalaya mengelola konten digital resmi sekolah, menyajikan informasi akurat seputar berita, kegiatan, dan layanan pendidikan inklusif untuk memperkuat komunikasi antara sekolah, siswa, orang tua, dan masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *