ABK sering kali menghadapi hambatan fisik maupun mental. Pendidikan karakter yang kuat, seperti pantang menyerah, optimis, dan sabar, membantu mereka memiliki daya juang untuk terus berproses dan tidak mudah putus asa.
4. Membentuk Pribadi yang Berakhlak dan Bermoral
Pendidikan karakter membekali ABK dengan nilai moral yang sesuai dengan norma sosial dan agama. Hal ini penting agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan dihargai lingkungannya.
Pendekatan Efektif dalam Pendidikan Karakter untuk ABK
Agar pendidikan karakter berhasil diterapkan pada ABK, guru dan orang tua perlu menggunakan pendekatan yang sesuai. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:
Baca Juga : Menumbuhkan Ruang Inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus
- Pembiasaan sehari-hari: memberikan contoh nyata seperti disiplin waktu, berkata jujur, dan tolong-menolong.
- Metode keteladanan: guru dan orang tua menjadi role model bagi anak.
- Penguatan positif: memberikan apresiasi setiap kali anak menunjukkan perilaku baik.
- Kegiatan sosial: melibatkan ABK dalam aktivitas kelompok agar mereka belajar empati dan kerja sama.
Pandangan Ahli tentang Pendidikan Karakter ABK
- John W. Santrock (2007) menyatakan bahwa anak dengan kebutuhan khusus membutuhkan dukungan lebih dalam pembentukan karakter karena proses belajarnya berbeda dengan anak pada umumnya.
- Lickona menegaskan bahwa pendidikan karakter adalah fondasi dari keberhasilan pendidikan secara keseluruhan. Tanpa karakter, pengetahuan akademik tidak akan berarti.
- Menurut Kemendikbud RI, pendidikan karakter merupakan bagian penting dari Kurikulum Merdeka yang menekankan pada Profil Pelajar Pancasila, termasuk pada pendidikan di SLB.
Kesimpulan
Pendidikan karakter sangat penting bagi Anak Berkebutuhan Khusus karena bukan hanya membentuk pribadi yang berakhlak, tetapi juga membantu mereka mandiri, percaya diri, dan diterima oleh masyarakat. Dengan bimbingan yang tepat dari guru, orang tua, dan lingkungan sekolah, ABK dapat tumbuh menjadi individu yang kuat dan berdaya.


