Mengasuh Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah perjalanan penuh cinta, tantangan, dan pembelajaran bagi orang tua. Setiap anak memiliki potensi luar biasa yang dapat dikembangkan dengan dukungan lingkungan yang tepat. Peran orang tua menjadi kunci utama untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, terutama di rumah yang menjadi tempat pertama dan utama bagi mereka untuk belajar, merasa aman, dan berkembang.
Menurut Dr. Siti Rahmah, M.Psi., Psikolog Anak dan Remaja,
“Anak berkebutuhan khusus memerlukan pendekatan pengasuhan yang penuh kesabaran dan konsistensi. Dukungan emosional dari orang tua menjadi fondasi penting agar anak merasa diterima, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan di lingkungannya.”
Pilihan : Rutinitas Harian Positif yang Membantu Anak Berkebutuhan Khusus Lebih Mandiri
Artikel ini akan membahas beberapa tips inspiratif dan praktis yang bisa dilakukan orang tua untuk mendukung tumbuh kembang ABK di rumah.
Pilihan : Strategi Parenting Positif bagi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus
1. Ciptakan Lingkungan Rumah yang Aman dan Nyaman
Rumah adalah tempat anak belajar mengenal dunia. Pastikan lingkungan di rumah ramah bagi ABK, baik secara fisik maupun emosional.
Lihat Juga : Rahasia Parenting Sukses untuk Anak Berkebutuhan Khusus yang Bahagia
- Buat area bermain dan belajar yang rapi, minim distraksi, dan aman.
- Gunakan warna-warna yang menenangkan untuk membantu anak lebih fokus.
- Sediakan rutinitas harian yang jelas untuk membantu anak merasa aman dan terstruktur.
Konsistensi dalam rutinitas dapat membantu ABK mengurangi kecemasan dan lebih mudah memahami aktivitas sehari-hari.
2. Kenali dan Hargai Keunikan Anak
Setiap anak memiliki cara belajar dan berkomunikasi yang berbeda, terutama anak berkebutuhan khusus. Orang tua perlu memahami kebutuhan spesifik anak, apakah itu keterlambatan bicara, gangguan sensorik, atau kondisi lainnya.
- Catat perkembangan anak secara rutin.
- Fokus pada kelebihan, bukan kekurangan.
- Beri pujian atas usaha kecil yang dilakukan anak.
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), pendekatan yang fokus pada kekuatan anak dapat meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar.
3. Terapkan Komunikasi Positif
Komunikasi adalah kunci utama untuk membangun hubungan hangat dengan ABK.
- Gunakan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan nada suara yang lembut.
- Dengarkan anak dengan penuh perhatian, meskipun mereka sulit mengungkapkan perasaan.
- Seringlah memberikan pelukan dan sentuhan positif untuk menenangkan anak.





